Selasa, 14 Mei 2013
Jumat, 26 April 2013
Do'a Kami Menemanimu, Uje ...
Hari ini
Jum'at, 26 April 2013
Istri dan anaknya menangis
hatinya bergetar hebat antara percaya dan tidak percaya
Seorang yang kemarin pagi masih memberinya candaan hangat
hari ini pergi dan takkan kembali
dia terus menangis ...
Ribuan do'a melayang
Jutaan pasang mata menangis
Lukiskan kesedihan yang teramat dalam
Satu lagi manusia pilihan telah berpulang
Duka seperti ini tak bisa diungkap dengan hati atau dengan kata
Deras air matapun tak mampu tuk mengatakan semuanya
Sedangkan hati yang teramat sakit memaksa untuk mengerti
Bahwa ini adalah jalan terbaik
Mengapa secepat ini?
begitu istrinya bertanya ...
Apakah tak bisa sedikit lama lagi ?
Jika aku tau kau akan pergi ..
Akan kulakukan yang terbaik yang aku bisa
Selamat jalan imamku, aku mencintaimu ..
Tunggulah aku di sana hingga kita bertemu ...
Kau orang baik
Kenapa harus cepat-cepat pergi?
Apakah Tuhan sudah tak peduli dengan nasib umatnya nanti?
Aku bertanya begitu ...
Dan pasti ada ribuan hati yang membatin seperti aku ...
Semoga ada pengganti yang meneruskan perjalanannya
Sejatinya engkau tak mati di jiwa kami ..
Teruskanlah perjalanan hidupmu ..
Masih panjang jalan yang harus kau tempuh ...
Semoga amal ibadahmu diterima di sisiNya ...
Tidurlah dalam kedamaian ...
Do'a kami akan menemani tidur panjangmu Uje ...
Sesungguhnya kami adalah kepunyaan Allah dan kepada Allah jualah kami kembali.
Selasa, 23 April 2013
Kisah Pak Lelo Tangkap 27 Harimau Tanpa Senjata Difilmkan
Just Share gan, hanya di Indonesia
Selasa, 23 April 2013, 09:45
Viva News-Dua pembuat film asal Perancis dan Jepang, tertarik membuat film dokumenter tentang pawang harimau Sumatera. Mereka terbang ke Indonesia khusus memburu kisah hidup pawang harimau yang tersebar di Aceh dan Ranah Minang, Sumatera Barat.
Senin, 22 April 2013, VIVAnews berkesempatan bertemu dua pembuat film ini di Kota Padang. Mereka mengatakan, Indonesia hebat. Balai Konservasi Sumber Daya Alam bisa menangkap harimau Sumatera yang menganggu masyarakat dengan cara tradisional, dengan jasa pawang harimau bisa ditangkap hidup-hidup tanpa melukainya.
"Di Jepang, kalau ada binatang buas masuk ke pemukiman, masyarakat menembaknya," ujar Gaspard Kuents, warga negara Perancis, yang akan menjadi sutradara dalam proyek film dokumenter ini.
Kisah kehebatan pawang harimau Sumatera ini membuat mereka penasaran dan itu sebabnya mereka membuat film. Setelah melakukan riset, mereka memutuskan untuk ke Aceh dan Sumatera Barat. "Kami sampai di Indonesia sudah sebulan. Sebelum ke Padang, kami di Aceh," kata Gaspard.
Di Sumatera Barat, mereka pertama sekali menemui Syamsir Rajo Lelo atau yang akrap disapa Pak Lelo. Mereka mendapat informasi tersebut dari tulisan mahasiswi IAIN Imam Bonjol, Novia Amirah Azmi, yang dipublikasikan di portal berita Lembaga Pers Mahasiswa Suara Kampus. Dengan perantara Novia, mereka sampai di rumah Rajo Lelo Jumat lalu di Padang.
Rajo Lelo pernah menangkap 27 ekor harimau. Harimau hasil tangkapannya itu diserahkan ke BKSDA untuk dipelihara. Kakek kelahiran 1937 ini memiliki kemampuan ini sejak muda. Dia rutin mengikuti pengajian dan ibadah serta ritual lainnya.
Setelah bertemu Pak Lelo, mereka bertolak ke Padangpanjang, Solok dan daerah lainnya yang ada pawang harimaunya. "Kami sudah mempunyai kontak dengan pawang harimau di Solok," katanya.
Film yang akan diberi judul "Anima" ini akan diputar di bioskop luar negeri. Ini merupakan film kedua yang diproduksi mereka untuk bioskop. Film sebelumnya yang berjudul "We don’t care about music anyway" telah diputar di empat negara seperti Amerika, Selandia, Jepang dan Perancis.
Tidak hanya untuk bioskop, Gaspard juga sudah membuat film dokumenter dan sudah mengikuti sekitar 60 festival film dokumenter dari Asia sampai negara-negara di benua lainnya.
Selengkapnya »»
Selasa, 23 April 2013, 09:45
Viva News-Dua pembuat film asal Perancis dan Jepang, tertarik membuat film dokumenter tentang pawang harimau Sumatera. Mereka terbang ke Indonesia khusus memburu kisah hidup pawang harimau yang tersebar di Aceh dan Ranah Minang, Sumatera Barat.
Senin, 22 April 2013, VIVAnews berkesempatan bertemu dua pembuat film ini di Kota Padang. Mereka mengatakan, Indonesia hebat. Balai Konservasi Sumber Daya Alam bisa menangkap harimau Sumatera yang menganggu masyarakat dengan cara tradisional, dengan jasa pawang harimau bisa ditangkap hidup-hidup tanpa melukainya.
"Di Jepang, kalau ada binatang buas masuk ke pemukiman, masyarakat menembaknya," ujar Gaspard Kuents, warga negara Perancis, yang akan menjadi sutradara dalam proyek film dokumenter ini.
Kisah kehebatan pawang harimau Sumatera ini membuat mereka penasaran dan itu sebabnya mereka membuat film. Setelah melakukan riset, mereka memutuskan untuk ke Aceh dan Sumatera Barat. "Kami sampai di Indonesia sudah sebulan. Sebelum ke Padang, kami di Aceh," kata Gaspard.
Di Sumatera Barat, mereka pertama sekali menemui Syamsir Rajo Lelo atau yang akrap disapa Pak Lelo. Mereka mendapat informasi tersebut dari tulisan mahasiswi IAIN Imam Bonjol, Novia Amirah Azmi, yang dipublikasikan di portal berita Lembaga Pers Mahasiswa Suara Kampus. Dengan perantara Novia, mereka sampai di rumah Rajo Lelo Jumat lalu di Padang.
Rajo Lelo pernah menangkap 27 ekor harimau. Harimau hasil tangkapannya itu diserahkan ke BKSDA untuk dipelihara. Kakek kelahiran 1937 ini memiliki kemampuan ini sejak muda. Dia rutin mengikuti pengajian dan ibadah serta ritual lainnya.
Setelah bertemu Pak Lelo, mereka bertolak ke Padangpanjang, Solok dan daerah lainnya yang ada pawang harimaunya. "Kami sudah mempunyai kontak dengan pawang harimau di Solok," katanya.
Film yang akan diberi judul "Anima" ini akan diputar di bioskop luar negeri. Ini merupakan film kedua yang diproduksi mereka untuk bioskop. Film sebelumnya yang berjudul "We don’t care about music anyway" telah diputar di empat negara seperti Amerika, Selandia, Jepang dan Perancis.
Tidak hanya untuk bioskop, Gaspard juga sudah membuat film dokumenter dan sudah mengikuti sekitar 60 festival film dokumenter dari Asia sampai negara-negara di benua lainnya.
Rabu, 17 April 2013
Beberapa lagu yang cocok banget di dengerin pas baru putus
Ketika bahagia kita memahami nada, ketika sedih kita memahami lirik. Lagu memang menjadi hal yang tepat buat menggambarkan suasana hati kita. Kalo lagi seneng dengerinnya lagu yang ceria-ceria, kalo lagi jatuh cinta dengerinnya lagu yang temanya jatuh cinta (ya iya lah), dan kalo lagi patah hati ya jelas dengerinnya lagu yang melow-melow sebagai bentuk ratapan ataupun curhat secara nggak langsung. Nah, untuk option yang terakhir saya punya beberapa judul lagu yang bisa menambah penderitaan kalian yang lagi patah hati, dijamin deh kalo lagi dengerin ato lagi mainin pake gitar rasanya udah pengin mati aja. haha
Langsung saja berikut ini adalah beberapa judul lagu dan penggalan liriknya yang bisa bikin hati kamu tambah hancur versi semaunyadoank.
Selengkapnya »»
Langsung saja berikut ini adalah beberapa judul lagu dan penggalan liriknya yang bisa bikin hati kamu tambah hancur versi semaunyadoank.
- Flanella-Aku Bisa
"Demi aku yang pernah ada di hatimu
Pergi saja dengan kekasihmu yang baru
Dan aku yang terluka oleh hatimu
Mencoba mengobati perihku sendiri
Aku yakin bisaAku bisa tanpamu."
Nah, galau banget kan gan liriknya, tapi sebenernya lagu ini adalah bentuk kekuatan seseorang menerima kenyataan , berharap dia bisa mengobati lukanya sendiri & bagaimana caranya dia bisa bahagia melihat orang yang dicintainya bahagia dengan orang lain. - Flanella-Selamat tinggal cinta pertama
"Tak mudah ungkapkan dengan hati
Saat senyum dan tangis menyatu
Tapi ini terbaik untukku dan untuk dirimu
Hanya waktu yang mampu mengerti
Betapa berat perpisahan ini
Semoga cerita cinta ini
Menjadi kenangan indah nanti"
Jangan heran kalo opsi kedua juga Flanella, band yang satu ini dari dulu emang spesialis lagu galau gan. Saya ja pas putus aja nyanyiin lagu ini sampe tiga minggu, sampe suara saya hampir mirip sama vokalisnya, dan saya semakin menikmati penderitaan saya. haha
Pasti susah lah mengungkapkan betapa menderitanya hati yang sedang patah hati, karena kita yang merasakan sendiri, mungkin orang lain bisa merasakan tapi tidak semuanya. Tapi sebuah kisah yang pergi pasti meninggalkan sesuatu yang berharga. - Peterpan-Semua tentang kita
Waktu terasa semakin berlalu
Tinggalkan cerita tentang kita
Akan tiada lagi kini tawamu
Tuk hapuskan semua sepi di hati
ada cerita tentang aku dan dia
dan kita bersama saat dulu kala
ada cerita tentang masa yang indah
saat kita berduka, saat kita tertawa
Teringat di saat kita tertawa bersama
Ceritakan semua tentang kita
Ini adalah lagu yang bisa membawa kita ke masa-masa indah saat masih bersama orang yang sangat kita sayangi. Ketika menyanyikannya sejenak & seolah-olah kita sedang menjalani masa-masa indah itu tapi ketika lagu ini kita akhiri kita baru bisa menyadari bahwa semua itu tinggal cerita. - Nano-Aku Bukan Malaikat
"Aku bukan malaikat selalu di sampingmu
Mendengar semua hasrat di hatimu
Dan tak perlu bicara dan aku harus tahu
Apa yang kau mau"
Lagu ini adalah bentuk protes seseorang kepada kekasihnya, kekasih yang pribadinya bersifat tertutup. Jadi jika mungkin itu anda pasti akan terasa sangat sulit memberikan sesuatu yang tak pernah dikatakan, anda harus mencari sendiri apa yang sebenernya dia mau. Video Clipnya keren gan endingnya. - Ari Lasso-hancur
"Peluklah tubuhku
Menangislah di dadaku
Karena malam ini kau tak lagi kumiliki
Airmata ini akan jadi satu saksi
Perpisahan ini menghancurkan hati "
Mungkin ini adalah bentuk perpisahan yang sama-sama tak diinginkan. Masih saling mencintai tapi keadaan memaksa harus berpisah. Bagaimana rasanya?? Silahkan kalo mau dicoba sendiri. hehe becanda gan, cukup dibayangin aja. - Flanella-Tiga hari yang lalu
Tiga hari yang lalu aku menciummu
Ciuman pertama dari lubuk hatiku
Namun sekarang hanya mengenang
Engkau jauh meninggalkanku
engkau hadir di hidupku
walau akhirnya kau menutup mata
sulitnya diriku yang tak mampu pergi dan
lelah mencari cinta lagi
Lho, kok Flanella lagi? "Kan udah saya bilang band satu ini emang spesialis lagu galau, galau abis malah". Usut punya usut lagu ini adalah kisah pribadi mas Kidnep (vokalis) yang ditinggal pergi untuk selamanya oleh sang kekasih. Begitulah hidup, kadang kebahagiaan lebih banyak menjadi kenangan.
Sebenernya masih banyak sekali gan judul & lirik yang mau saya tulis tapi tangan saya udah pegel gan. Jadi, segitu aja dulu gan tulisan saya. Semoga agan-agan cewek ataupun cowok yang lagi patah hati bisa bangkit & move on. Hati jika tak pernah disakiti mana bisa menjadi kuat.
Kamis, 10 Januari 2013
Puisi Pramugari Merpati untuk Bayi Annisa
![]() |
| Foto setelah persalinan |
Singkat cerita bayi itu berhasil dikeluarkan dari Rahim Ibunya (Harmani (33) ), namun malang setelah dirawat di rumah sakit akhirnya sang bayi yang diberi nama Annisa Laila Juwita Sari Merpati (gabungan nama Pramugari ) meninggal. Salah satu pramugari yang membantu persalinan itu mengabadikan peristiwa itu dalam sebuah puisi yang indah, mungkin ini bisa membuat para ibu menangis. Beginilah syair yang dituliskan Sherly Juwita, pramugari yang dimaksud :
Nak ...
Di ketinggian 32.000 kaki kita bertemu
Sentuhan lembut dari kulit berumur detik
Lemah, tak berdaya
Isak pertamamu nak, begitu halus ...
Kudekap dirimu dengan dekapan hangat
Berharap terganti pelukan ibumu
Kujaga dirimu dengan sepenuh jiwaku
berharap cinta dan doa kami bisa menghangatkan tubuhmu
Lihat nak ...
Menangislah nak ...
Tunjukkan pada kami, doa dan usaha kami tidak sia sia
Nak ...
Kau beri kami kegembiraan dalam keharuan
Kau menggeliat, menangis, matamu terbuka
Lihat, di atas ketinggian 32.000 kaki ...
Semua orang di sini menyelimutimu dengan doa
Menghangatkanmu dengan cinta kasih
Kami sebut Annisa Laila Juwita Sari Merpati
Prasasti bagi kami
Berharap pengikat silaturrahmi
Namun ...
Kini kau telah pergi, jauh,
Jauh lebih tinggi dari sekadar 32.000 kaki
Menghadap Sang Pencipta
Selamat jalan nak ...
28 jam kehidupanmu memberi banyak bagi kami
Kau bawakan kami, makna cinta kasih dan ketulusan
Tidurlah nak ...
Tidurlah dengan damai
Tidurlah dalam dekapan Sang Maha Rahiim
Bunda sayang kamu ...
Sherly Juwita
Selasa, 11 Desember 2012
Ternyata Ada banyak Simbol Yahudi di Ms. Office
Awalnya saya hanya menemukan satu file berbau Zionis di Microsoft Office, setelah digoda rasa penasaran akhirnya saya browsing tanya ama mbah google, Ternyata eh ternyata lambang Zionis di Microsoft Office ga cuma satu, rupanya banyak juga. To the point aja berikut adalah file-file yang saya maksud. File-file di bawah ini ditemukan di direktory Microsoft Office, perangkat lunak yang pasti setiap hari kita gunakan & mungkin masih banyak file lain di folder selain Microsoft Office. Silahkan mau diapakan file tersebut, alangkah baiknya di delete saja ya .. hehe
C:\Program Files\Microsoft Office\MEDIA\CAGCAT10\J0285926

C:\Program Files\Microsoft Office\CLIPART\PUB60COR
- J0309598 – Lilin atau simbol Mossad

- J0212299

- J0102594

- J0152690
- J0216600
- J0237336

- J0240175

- J0239191

- J0287415

- SY01491_

- BD00116_

- SY01462_

Renungan : Kita memang membenci Yahudi, tapi tak dapat dipungkiri kita juga menikmati produk-produk dari mereka. Kalau begini harus bagaimana?? Siapa yang harus disalahkan??
"Pham-Pham".
Minggu, 09 Desember 2012
Pesan Ali bin Abi Thalib R.A.
Ali bin Abi Thalib R.A. adalah gudangnya ilmu setelah Nabi Muhammad SAW. Dia adalah Khulafaur Rasyidin yang juga paling saya kagumi selain Khalifah Umar bin Khattab, mereka adalah laki-laki sejati. Diantara pesan Ali bin Abi Thalib RA yang paling menusuk menurut saya adalah apa yang akan saya tulis di bawah ini, semoga menjadi renungan untuk kita semua .. aamiin.Aku khawatir terhadap suatu masa yang roda kehidupannya dapat menggilas keimanan, keimanan hanya tinggal pemikiran yang tak berbekas dalam perbuatan …
Banyak orang yang baik tapi tak berakal, ada orang yang berakal tapi tak beriman …
Ada lidah fasih tapi berhati lalai, ada yang khusyuk tapi sibuk dalam kesendirian …
Ada ahli ibadah tapi mewarisi kesombongan iblis, ada ahli maksiat rendah hati bagaikan sufi …
Ada yang banyak tertawa hingga hatinya berkarat, dan ada yang menangis karena kufur nikmat …
Ada yang murah senyum tapi hatinya mengumpat, ada yang berhati tulus tapi wajahnya cemberut …
Ada yang berlisan bijak tapi tak memberi teladan, dan ada pelacur yang tampil jadi figur …
Ada orang yang punya ilmu tapi tak faham, ada yang faham tapi tak menjalankan …
Ada yang pintar tapi membodohi, ada yang bodoh tak tahu diri …
Ada orang beragama tapi tak berakhlak, ada yang berakhlak tapi tak bertuhan …
Lalu di antara semua itu, dimanakah aku berada … ??
ALI BIN ABI THALIB, RA
Senin, 01 Oktober 2012
Paragraf Tentang Ayah
Sebuah Kata berjuta Makna, Rangkaian kata yang kini benar-benar hanya sebuah Cerita. Karena jauhnya dia pergi meninggalkanku, dan tak mungkin kembali, dan dekatnya hati tak mampu mempertemukan kita lagi, Ayah.
Kamis, 17 September 2007. Hari itu cerah, pohon-pohon diam seperti tidur, anginpun sepertinya enggan berbisik-bisik, saat itu petang menjelang maghrib. Pada Hari itulah Malaikat itu bertamu ke rumahku untuk menjemput Ayahku, bertepatan dengan malam Jum'at. Rumahku sangat ramai kala itu, dikerumuni warga yang memang sejak pagi datang silih berganti menjenguk ayahku yang sakit, lemah tak berdaya. Masih jelas di memoriku, hari itu adalah hari Ulang Tahun adikku & juga hari dimana kami seharusnya berbuka puasa bersama untuk pertama kalinya karena hari itu juga hari pertama kami melaksanakan ibadah puasa ramadhan tapi kami merayakannya dengan isak tangis yang menggebu-nggebu, tak pernah aku menangis seperti itu. Aku juga ingat, saat ayah menghembuskan nafas-nafas terakhirnya aku sedang terhanyut membaca ayat-ayat Yaasiin dengan derai air mata, aku tertunduk tak kuasa menahan tangis, tak kuasa aku menatap ibu & adik-adik kecilku memeluk dan menciumi ayah dengan rasa duka, mereka menangis sejadinya. Tak sanggup aku selesaikan Ayat Yaasiin itu, akupun sudah tak kuat lagi menahan sesak di hati. Kakiku yang bersila benar-benar tak mampu kugerakkan lagi, aku seperti patung yang menangis, Surat Yaasiin yang basah dengan air mata itu juga tak mampu kulepas dari tanganku, seluruh tubuhku kaku. Hanya mataku yang saat itu berisyarat, kawan-kawan di sampingku mengusap-ngusap pundakku, "sabar, mungkin ini yang terbaik" begitulah mereka berkata. Tapi ragaku masih kaku, benar-benar tak bisa bergerak lagi, hingga orang-orang membopongku masuk ke dalam kamar ibu, benar-benar aku lemah tak berdaya. Semalam itu aku habiskan untuk mendampingi jenazah ayah di ruang tamu. Dalam Hati ada kata yang tak pernah berhenti berucap "Ayah, Maafkan anakmu".
Pagi harinya, aku bergegas bersama kawan-kawan dan tetangga-tetanggaku membantu untuk membuat Keranda Jenazah untuk ayah, sambil menahan sedih di depan mereka, aku yang biasa bicara dan tertawa bersama mereka hanya bisa terdiam saat itu, benar-benar bisu. Tapi air mata & rasa sedih itu tak terbendung lagi saat jenazah ayah akan dibawa ke pemakaman. Aku berdiri di belakangnya sambil mendengarkan "pak kaum" bicara pada masyarakat tentang apapun yang perlu dikatakannya, ahli waris dan sebagainya. Sepanjang jalan ke pemakaman itu, aku benar-benar berjalan menangis dengan seorang kakak dan adikku yang saat itu seharusnya paling bahagia. Benar-benar tragedi terperih yang baru pertama ku rasakan, seseorang yang tangguh, kuat yang selama ini menjadi pahlawanku hari itu dia tak berdaya, aku lihat dia dibaringkan di lubang makamnya, itulah terakhir kali aku lihat mukanya yang begitu pucat tak mengucapkan apapun padaku sebagai salam perpisahan.
Sekarang, 30 September 2012. Empat tahun sudah dia pergi. Tapi semua tentang dia, benar-benar tak pernah pergi. Sebersit ingatan muncul saat dia duduk diantara para orang tua, mengambil raport terakhir kelulusanku di bangku SMP, saat dia sebangku memakan bakso bersamaku, saat dia belikan sepeda untukku kayuh tiap pagi ke sekolah baruku, itulah saat-saat berkesan & terakhir kali sebelum dia akhirnya pergi.
Ayah, beginilah aku, mungkin belum bisa menjadi yang kau mau, tapi aku sudah bisa membantu ibu, mencukupi sekolah adik-adikku walaupun hidupku dalam tanggungan orang lain, tapi itulah yang membuatku tak pernah berhenti bersyukur. Dia seperti malaikat penolongku, dia tanggung biaya sekolahku, sampai sekarang aku duduk di bangku kuliah, sesuatu yang tak pernah terfikir sepeninggalmu, karena hatiku bertekad setelah lulus dari bangku SMA aku hanya akan bekerja menggantikanmu, menyelesaikan tanggunganmu yang kau tinggalkan, tapi harus ku syukuri semuanya karena ini adalah RencanaNya yang terbaik.
Ayah lihat aku sekarang, anak kesayanganmu ini sekarang sedang berusaha menggantikanmu, membuat bahagia istri juga anak-anakmu, pahit manis, lapar dan nikmatnya kenyang sudah kurasakan, membuatku merasakan perjuanganmu dulu saat kau mencari nafkah untukku, meminjam uang untuk sekedar membeli LKSku yang mahal.Benar-benar baru kurasakan betapa wajarnya jika dahulu kau sering marah melampiaskan semuanya padaku.
Tahukah kau Ayah, adik kandungku yang kau tinggalkan saat hari ulang tahunnya? dia baru saja lulus dari bangku SMAnya, dan sekarang dia sudah bekerja di sebuah Restoran di Jakarta. Masih kusimpan SMSnya "Gaji pertamaku akan kukirim untuk ibu", begitu katanya. Semangatmu mungkin kau titipkan padaku, tapi sifatmu kau berikan padanya, adikku yang kau tinggalkan. Kini lihatlah kami membahagiakan ibu, kami takkan bercerai berai, akan kami ciptakan persaudaraan yang abadi.
Sampai di sini, aku tak tau kenapa kuceritakan mereka padamu, apakah kau mendengar? apakah kau mengerti, apakah kau merasa??
Selengkapnya »»
Kamis, 17 September 2007. Hari itu cerah, pohon-pohon diam seperti tidur, anginpun sepertinya enggan berbisik-bisik, saat itu petang menjelang maghrib. Pada Hari itulah Malaikat itu bertamu ke rumahku untuk menjemput Ayahku, bertepatan dengan malam Jum'at. Rumahku sangat ramai kala itu, dikerumuni warga yang memang sejak pagi datang silih berganti menjenguk ayahku yang sakit, lemah tak berdaya. Masih jelas di memoriku, hari itu adalah hari Ulang Tahun adikku & juga hari dimana kami seharusnya berbuka puasa bersama untuk pertama kalinya karena hari itu juga hari pertama kami melaksanakan ibadah puasa ramadhan tapi kami merayakannya dengan isak tangis yang menggebu-nggebu, tak pernah aku menangis seperti itu. Aku juga ingat, saat ayah menghembuskan nafas-nafas terakhirnya aku sedang terhanyut membaca ayat-ayat Yaasiin dengan derai air mata, aku tertunduk tak kuasa menahan tangis, tak kuasa aku menatap ibu & adik-adik kecilku memeluk dan menciumi ayah dengan rasa duka, mereka menangis sejadinya. Tak sanggup aku selesaikan Ayat Yaasiin itu, akupun sudah tak kuat lagi menahan sesak di hati. Kakiku yang bersila benar-benar tak mampu kugerakkan lagi, aku seperti patung yang menangis, Surat Yaasiin yang basah dengan air mata itu juga tak mampu kulepas dari tanganku, seluruh tubuhku kaku. Hanya mataku yang saat itu berisyarat, kawan-kawan di sampingku mengusap-ngusap pundakku, "sabar, mungkin ini yang terbaik" begitulah mereka berkata. Tapi ragaku masih kaku, benar-benar tak bisa bergerak lagi, hingga orang-orang membopongku masuk ke dalam kamar ibu, benar-benar aku lemah tak berdaya. Semalam itu aku habiskan untuk mendampingi jenazah ayah di ruang tamu. Dalam Hati ada kata yang tak pernah berhenti berucap "Ayah, Maafkan anakmu".
Pagi harinya, aku bergegas bersama kawan-kawan dan tetangga-tetanggaku membantu untuk membuat Keranda Jenazah untuk ayah, sambil menahan sedih di depan mereka, aku yang biasa bicara dan tertawa bersama mereka hanya bisa terdiam saat itu, benar-benar bisu. Tapi air mata & rasa sedih itu tak terbendung lagi saat jenazah ayah akan dibawa ke pemakaman. Aku berdiri di belakangnya sambil mendengarkan "pak kaum" bicara pada masyarakat tentang apapun yang perlu dikatakannya, ahli waris dan sebagainya. Sepanjang jalan ke pemakaman itu, aku benar-benar berjalan menangis dengan seorang kakak dan adikku yang saat itu seharusnya paling bahagia. Benar-benar tragedi terperih yang baru pertama ku rasakan, seseorang yang tangguh, kuat yang selama ini menjadi pahlawanku hari itu dia tak berdaya, aku lihat dia dibaringkan di lubang makamnya, itulah terakhir kali aku lihat mukanya yang begitu pucat tak mengucapkan apapun padaku sebagai salam perpisahan.
Sekarang, 30 September 2012. Empat tahun sudah dia pergi. Tapi semua tentang dia, benar-benar tak pernah pergi. Sebersit ingatan muncul saat dia duduk diantara para orang tua, mengambil raport terakhir kelulusanku di bangku SMP, saat dia sebangku memakan bakso bersamaku, saat dia belikan sepeda untukku kayuh tiap pagi ke sekolah baruku, itulah saat-saat berkesan & terakhir kali sebelum dia akhirnya pergi.
Ayah, beginilah aku, mungkin belum bisa menjadi yang kau mau, tapi aku sudah bisa membantu ibu, mencukupi sekolah adik-adikku walaupun hidupku dalam tanggungan orang lain, tapi itulah yang membuatku tak pernah berhenti bersyukur. Dia seperti malaikat penolongku, dia tanggung biaya sekolahku, sampai sekarang aku duduk di bangku kuliah, sesuatu yang tak pernah terfikir sepeninggalmu, karena hatiku bertekad setelah lulus dari bangku SMA aku hanya akan bekerja menggantikanmu, menyelesaikan tanggunganmu yang kau tinggalkan, tapi harus ku syukuri semuanya karena ini adalah RencanaNya yang terbaik.
Ayah lihat aku sekarang, anak kesayanganmu ini sekarang sedang berusaha menggantikanmu, membuat bahagia istri juga anak-anakmu, pahit manis, lapar dan nikmatnya kenyang sudah kurasakan, membuatku merasakan perjuanganmu dulu saat kau mencari nafkah untukku, meminjam uang untuk sekedar membeli LKSku yang mahal.Benar-benar baru kurasakan betapa wajarnya jika dahulu kau sering marah melampiaskan semuanya padaku.
Tahukah kau Ayah, adik kandungku yang kau tinggalkan saat hari ulang tahunnya? dia baru saja lulus dari bangku SMAnya, dan sekarang dia sudah bekerja di sebuah Restoran di Jakarta. Masih kusimpan SMSnya "Gaji pertamaku akan kukirim untuk ibu", begitu katanya. Semangatmu mungkin kau titipkan padaku, tapi sifatmu kau berikan padanya, adikku yang kau tinggalkan. Kini lihatlah kami membahagiakan ibu, kami takkan bercerai berai, akan kami ciptakan persaudaraan yang abadi.
Sampai di sini, aku tak tau kenapa kuceritakan mereka padamu, apakah kau mendengar? apakah kau mengerti, apakah kau merasa??
Aku memanggil namamu tapi kau tak menghiraukanku
Aku menangisimu dan kau tak bisa lagi menyeka air mataku
Aku merindukanmu dan kau pun tak pernah lagi datang padaku
Dulu aku pernah berjanji dalam hati
Untuk memberimu sesuatu yang berharga
Untuk sedikit membuatmu bahagia
Tapi kenapa kau malah pergi
Apa yang bisa kuberikan untukmu sekarang
Apa yang bisa kulakukan untuk menemanimu ..
Hanya Do'a yang bisa kulantunkan
Do'a itu yang akan menyelimutimu ...
Bermimpilah tentang kami Ayah
Semoga kita berjumpa lagi ...
Allohummaghfirlii Dzunuubii Waliwaalidayya warhamhuma Kamaa Robbayaani Saghiiroo ...
Aku menangisimu dan kau tak bisa lagi menyeka air mataku
Aku merindukanmu dan kau pun tak pernah lagi datang padaku
Dulu aku pernah berjanji dalam hati
Untuk memberimu sesuatu yang berharga
Untuk sedikit membuatmu bahagia
Tapi kenapa kau malah pergi
Apa yang bisa kuberikan untukmu sekarang
Apa yang bisa kulakukan untuk menemanimu ..
Hanya Do'a yang bisa kulantunkan
Do'a itu yang akan menyelimutimu ...
Bermimpilah tentang kami Ayah
Semoga kita berjumpa lagi ...
Allohummaghfirlii Dzunuubii Waliwaalidayya warhamhuma Kamaa Robbayaani Saghiiroo ...
Sabtu, 21 Juli 2012
NOAH Band - Separuh Aku
![]() |
| New PeterpanBand |
Noah Band - Separuh Aku
Dan terjadi lagi
Kisah lama yang terulang kembali
Kau terluka lagi
Dari cinta rumit yang kau jalani
Aku ingin
Rabu, 18 Juli 2012
Antara Ayah, Anak dan Burung Gagak
Cerita ini adalah satu kisah yang saya ambil dari ebook "17 Kisah penuh Hikmah", untuk ebooknya silahkan searching sama mbah google ya kawan, ada 17 kisah yang benar-benar menyentuh. Oke, langsung aja dah klik kanan-paste, hehe
Selengkapnya »»
Pada suatu
petang seorang tua
bersama anak mudanya
yang baru menamatkan pendidikan
tinggi duduk berbincang-bincang di
halaman sambil memperhatikan suasana di sekitar
mereka.
Tiba-tiba seekor burung
gagak
Ikatan Cinta
cintamu datang kepadaku
dengan sangat indah
sperti cahaya bintang yang membingkai gelapnya malam
seperti rintik hujan membasahi padang gersang
kau hiasi ruang gelapku dengan senyum ketulusanmu
tak terlupakan dahulu, saat kau mnjadi mimpi
saat tak letih
Selengkapnya »»
dengan sangat indah
sperti cahaya bintang yang membingkai gelapnya malam
seperti rintik hujan membasahi padang gersang
kau hiasi ruang gelapku dengan senyum ketulusanmu
tak terlupakan dahulu, saat kau mnjadi mimpi
saat tak letih
Minggu, 15 Juli 2012
Sampaikan Pesan Ummi pada Abimu
Ahmed putraku
Ummi tak tahu kenapa pagi ini kau bersikeras pergi ke pasar untuk belanja dapur kita, dimana biasanya Ummi yang melakukannya katamu, "Biar Ummi di rumah, Ummi mengaji saja di kamar biar Ahmed yang pergi ke pasar sekali ini saja."
Kau sangat









